• Home
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Twitter
  • Facebook
  • RSS

CHIC:ID

Nikmati Siklus Hidupmu

  • Wisata
  • Tradisi dan Budaya
  • Agenda Acara Kota Solo
  • Seni dan Pertunjukan
  • Fotografi
  • Musik
Beranda - Seni dan Pertunjukan - Pentas Tari Kolosal Timun Mas: Oleh Anak Untuk Anak

Pentas Tari Kolosal Timun Mas: Oleh Anak Untuk Anak

March 29, 2013 by Wawan Surajah Leave a Comment

Pertunjukan Tari Kolosal Timun Mas Pura Mangkunegaran

Suasana Pendopo Agung Taman Budaya Jawa Tengah Surakarta (TBJT) malam tadi (28/03/13) sangat riuh dengan kehadiran ribuan warga solo yang didominasi oleh anak-anak usia sekolah menengah ke bawah. Kehadiran mereka adalah untuk menyaksikan pentas tari kolosal persembahan Sanggar Seni Soerya Soemirat Mangkunegaran berjudul Timun Mas.

Keceriaan tampak memenuhi Pendopo Agung TBJT. Ribuan pengunjung yang datang melingkar dipinggiran pendopo karena tempat duduk yang disediakan tampak tidak cukup menampung ribuan penonton yang hadir.

Ribuan penonton yang kebanyakan terdiri dari anak-anak dan orang tuanya ini menunggu penampilan ratusan anak didik sanggar seni Pura Mangkunegaran yang tergabung dalam pentas tari Timun Mas yang disutradarai oleh Joned Sri Kuncoro S. Kar. Suara riuh penonton semakin menjadi ketika MC pentas tari kolosal itu mengundang tiga kelompok penari untuk membuka pentas tari Timun Mas.

tari-kupu-kupu-sanggar-seni-surya-sumirat

Karya terakhir dari almarhum GPH Herwasto Kusumo, salah satu pendiri sanggar, bernama Tari Sobrak membuka pentas tari kolosal ini. Setelah penampilan puluhan anak membawakan Tari Sobrak kemudian berganti puluhan anak perempuan mengenakan selendang dan kostum kupu-kupu menghibur penonton menampilkan Tari Kupu-Kupu yang dilanjutkan dengan Tari Manipuri.

Tak lama setelah tiga tari pembuka selesai dimunculkan, pentas tari kolosal Timun Mas pun dimulai dengan dibuka oleh kemunculan puluhan anak perempuan dan laki-laki yang menari di panggung bawah dan atas di Pendopo Agung TBJT.

Sendratari Timun Mas Sanggar Seni Surya Sumirat

Pentas tari kolosal Timun Mas yang diiringi oleh musik komposisi dari Dedek Wahyudi ini juga memadukan dialog dan nyanyian yang menjadi narasi untuk pementasan tari cerita rakyat Timun Mas. Panjang dan lebarnya kisah tidak jauh berbeda dengan cerita sebenarnya dimana Timun Mas menjadi buruan raksasa Buto Ijo.

Timun Mas adalah anak dari Mbok Surya Sumirat yang hidup sebatang kara. Melalui perjanjian yang dilakukannya dengan raksasa itu, kemudian terwujudlah keinginan Mbok Surya untuk memiliki seorang anak. Tetapi syarat yang diajukan raksasa adalah ketika sudah remaja nanti, si anak harus dikembalikan pada raksasa.

Mbok Surya Sumirat Tari Kolosal Timun Mas

Perjuangan untuk hidup bahagia dan bebas menjadi pesan moral yang disampaikan lewat penampilan apik anak didik sanggar seni itu. Selain itu juga terlihat kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya yang hidup dalam kejaran keburukan yang disimbolkan dalam wujud Buto Ijo.

Meskipun banyak dari para penyaji berusia sangat muda, namun kebolehan mereka beraksi dalam pentas ini patut untuk diapresiasi. Tidak sekedar menari saja, saat masuk adegan dalam hutan beberpa penari yang berkostum binatang bahkan memamerkan keahlian mereka beratraksi.

Adegan Buto Ijo Pentas Tari Timun Mas

Selain itu, kemampuan menyanyi juga terlihat dari anak-anak itu semalam. Dan yang paling mengesankan tentunya kerja sama puluhan penari anak yang mampu secara rapi mementaskan gerakan-gerakan dalam pentas tari kolosal Timun Mas, baik secara berkelompok atau individu.

Mbok Surya Sumirat yang dijadikan nama dari ibu tokoh utama tampak mengisyaratkan bagaimana anak-anak yang tergabung dalam sanggar seni ini adalah para “Timun Mas” dalam dunia nyata. Karena mereka tidak hanya berjuang untuk kebahagian mereka sendiri saja, tetapi juga kebahagiaan ratusan anak-anak yang hadir menyaksikan penampilan mereka semalam.

Pentas Tari Kolosal Timun Mas Surya Sumirat

Persembahan pentas tari kolosal Timun Mas dari Sanggar Seni Soerya Soemirat semalam tentu saja menjadi sebuah hadiah bagi anak-anak Kota Solo di tengah ramainya isu tentang berkurangnya hiburan mendidik bagi anak-anak. Hiburan yang mendidik dan melibatkan anak-anak seperti itu juga dapat ditemukan dalam beberapa kegiatan rutin Kota Solo seperti Sendratari Ramayana Balekambang, Festival Dolanan Bocah, atau Festival Wayang Bocah.

Filed Under: Seni dan Pertunjukan Tagged With: cerita rakyat, pertunjukan tari, Pertunjukan Tari Kolosal

About Wawan Surajah

Memulai dari berita yang kecil, yang bisa menggelitik ketertarikan orang.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Produk Terbaik

New Arrival

Kategori

  • Agenda Kota Solo
  • Fashion
  • Film
  • Fotografi
  • Komunikasi
  • Kuliner
  • Lingkungan
  • Model Rumah
  • Musik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Seni dan Pertunjukan
  • Teknologi
  • Tradisi dan Budaya
  • Uncategorized
  • Wisata
  • Wisata Boyolali
  • Wisata Karanganyar
  • Wisata Klaten
  • Wisata Solo
  • Wisata Sragen
  • Wisata Sukoharjo
  • Wisata Wonogiri

Komunitas Chic:ID

Copyright © 2016 · Magazine Pro Theme on Genesis Framework · WordPress · Log in