Puncak perayaan Dies Natalis UNS ke 37 memang telah berlangsung pada bulan kemarin tepatnya pada 11 Maret 2013. Namun gegap gempita perayaan oleh FKIP UNS melalui Pekan Budaya 2013 baru berakhir malam tadi (18/04/2013) dalam sebuah pentas ketoprak dengan lakon Prahara Tiga Negeri di Pendopo Agung Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT).
Selain pentas ketoprak Prahara Tiga Negeri acara di kompleks TBJT semalam juga menjadi acara malam penghargaan bagi pemenang lomba-lomba yang diadakan dalam Pekan Budaya UNS 2013 sekaligus menjadi kegiatan penutup.
Pentas ketoprak mahasiswa yang dibawakan oleh Unit Pengembangan Kesenian Daerah FKIP UNS (UPKD) semalam semakin terasa istimewa karena pentas itu adalah pentas pertama yang digelar oleh UKM yang bergerak dibidang pengembangan kesenian daerah yang khususnya seni tari dan karawitan, serta seni peran tradisional.
Disaksikan oleh ratusan rekan-rekan sesama mahasiswa, pentas lakon Prahara Tiga Negeri dengan sutradara Bambang Sugiarto baru dimulai sekitar jam 8 malam. Pementasan ketoprak mahasiswa berlangsung setelah sebelumnya acara penyerahan penghargaan dan pementasan karya-karya tari selesai digelar.
Prahara Tiga Negeri sebagai suguhan terakhir Pekan Budaya 2013 mengisahkan tentang perebutan tahta kerajaan di Kasultanan Tiga Negeri. Putra mahkota yang merasa tidak terima membuat kisruh untuk menjadi pewaris tahta selanjutnya dari Raja yang sudah renta. Rakyat dibuat sengsara dengan kekisruhan politik itu. Meskipun pada akhirnya lakon semalam berakhir bahagia dengan jatuhnya tahta Kasultanan ke tangan seorang satria tanpa nama.



Leave a Reply