Masih ingat kecelakaan tunggal beberapa saat yang lalu yang menimpa Menteri BUMN Dahlan Iskan? Dahlan Iskan yang mengendarai mobil listrik Tuxuci memulai perjalanan dari Kota Solo menuju ke timur kea rah magetan. Sayang, ketika melewati medan berat di lereng Gunung Lawu mobil yang dikendarai Menteri nyentrik itu mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi turunan di kawasan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Seketika itu pula banyak media memberitakan kejadian yang melibatkan mobil mahal yang masih dalam taraf pengembangan itu. Namun tidak lama berselang, sekarang, berita kecelakaan Sang Menteri di Plaosan, Kabupaten Magetan, itu sudah tidak terdengar lagi kabar beritanya.
Satu hal yang pasti ketika melihat gencarnya berita kecelakaan itu kita sekarang tahu bahwa jalan di kawasan lereng Gunung Lawu memang penuh rintangan meskipun sebagian besar sudah mulus dan landai setelah ada proyek pelebaran dan pelandaian jalan. Tanjakan, turunan, tikungan tajam, serta kondisi alam pegunungan sering disebut sebagai rintangan berat kawasan ini.
Dibalik semua pemberitaan yang muncul setelah kecelakaan tunggal Menteri BUMN itu, kawasan Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang berada di kaki Gunung Lawu sebenarnya adalah kawasan wisata yang banyak menyimpan potensi besar wisata alam dan sejarah. Salah satu yang menjadi lokasi wisata andalan adalah sebuah telaga yang berada di ketinggian 1287 meter dpl yaitu Telaga Sarangan.
Telaga Sarangan atau yang lebih dikenal dengan nama Telaga Pasir oleh warga sekitar adalah danau alami yang terletak di kaki Gunung Lawu. Telaga ini memiliki luas wilayah kurang lebih 30 hektar dengan kedalaman sekitar 28 meter saat volume air normal. Berada di ketinggian 1287 meter dpl kawasan ini menawarkan suhu sejuk dikisaran 18°C hingga 25°C.
Telaga Sarangan berada pada bagian rendah dengan kawasan sekitar berupa bukit yang masih hijau. Meskipun sudah semakin banyak bangunan di kawasan ini, tetapi nuansa hijau disekitar telaga masih sangat terasa. Di tengah danau terdapat gundukan tanah atau pulau kecil yang dipercaya sebagai tempat bersemayamnya roh leluhur pencipta telaga.
Jalan mengitari telaga juga dibangun tepat di pinggiran telaga sehingga memudahkan wisatawan yang ingin berkeliling. Atau jika anda ingin merasakan sensasi berbeda ketika berwisata kemari maka anda dapat mencoba menyewa speed boat untuk berkeliling di Telaga Sarangan atau kuda untuk menyusuri pinggiran telaga.
Meskipun berada di kawasan yang lumayan tinggi, di lokasi andalan wisata Kabupaten Magetan ini berdiri beberapa hotel berbintang dan banyak hotel kelas melati serta losmen-losmen terjangkau yang dapat dipilih sebagai lokasi penginapan. Untuk urusan makanan tidak perlu khawatir. Di lokasi ini terdapat puluhan bahkan ratusan warung yang menjajakan makanan. Yang khas dari kawasan wisata alam ini adalah sate kelinci.
Kawasan yang mampu menarik minat ribuan wisatawan tiap tahunnya ini memiliki tingkat keramaian di waktu-waktu tertentu. Labuh sesaji pada Jum’at Pon bulan Ruwah atau saat pergantian tahun misalnya. Kawasan ini akan sangat ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah bahkan wisatawan manca.
Biaya masuk kawasan wisata Telaga Pasir sebesar Rp 10.000/orang, murah bukan? Namun untuk mencapai kawasan wisata ini anda harus benar-benar ektra hati-hati saat mengendarai kendaraan bermotor. Seperti tadi yang sudah disebutkan, meskipun sudah diperlebar dan diperlandai tetap saja jalan menuju lokasi wisata ini adalah medan berat bagi kendaraan bermotor. Karena itu tidak jarang ketika melewati jalan ini akan banyak terlihat mobil mogok di kanan dan kiri jalan.
Dari Kabupaten Magetan, Telaga Pasir berjarak kurang lebih 16 kilometer. Sementara jika dari arah Kota Solo kawasan ini kurang lebih berjarak 50 kilometer. Untuk menuju lokasi ini lebih baik anda menggunakan kendaraan pribadi atau menyewanya. Jika anda mengandalkan kendaraan umum maka anda benar-benar harus berpikir keras untuk sampai ke sana.
Telaga Pasir memang bukan kawasan wisata Kota Solo. Namun, paket wisata Kota Solo yang biasa ditawarkan sering kali memasukan kawasan Tawangmangu dan Ngargoyoso yang berada di Kabupaten Karanganyar kedalamnya. Dan kebanyakan wisatawan lokal selalu menganggap kawasan di kaki Gunung Lawu adalah lokasi wisata satu paket. Karena itu apa salahnya jika anda mencoba berwisata ke telaga ini saat anda berwisata ke Kota Solo.
Telaga Sarangan selalu menawarkan wisata alam yang berbeda pada tiap pengunjung. Karena itu telaga ini selalu diingat dan dikenal baik oleh wisatawan lokal atau mancanegara. Sejak dahulu hingga sekarang dan nanti tentunya.


wah aq dah pernah kesanatuh bagus tempatnya pingin deh ke sana lagi