Kalau misalnya nih dapat beasiswa LPDP atau AAS (Australia Awards Scholarship) buat sekolah S2 (Master) dan atau S3 (PhD) di Australia, kamu bakalan banyak melihat hewan-hewan liar. Contohnya nih kayak video di bawah ini, burung yang lagi mengais sampah dan mencari makan diantar tumpukan di taman namanya Australian White Ibis (Threskiornis moluccus). Dan tampaknya ada tiga burung gagak yang menunggu giliran untuk mengais sampah.
Hewan-hewan liar seperti ini dilindungi hukum lo. Kalau ketahuan menangkap atau membunuhnya, kamu bisa dihukum. Bahkan misalnya ular masuk rumah, terus kamu membunuhnya, kamu kena denda.
Di Australia, burung ibis yang satu ini terkenal dengan nama penyelam sampah. Ya karena mereka suka mengais sampah untuk mencari makan. Aslinya habitat mereka itu di rawa-rawa. Akan tetapi karena perubahan arah aliran air dan urbanisasi, habitat asli mereka dan tempat mereka untuk mencari makan, yaitu rawa menjadi kering. Karena rawa kering, tak ada lagi makanan.
Dan seperti kebanyakan orang Australia yang berubanisasi, burung ibis-pun ikut berurbanisasi ke kota. Kota sekarang menjadi habitat mereka, dan juga kota menawarkan berton-ton makanan bagi mereka. Ya itu makanan mereka, terselip diantara tumpukan sampah.
Paruh mereka yang panjang sebenarnya digunakan untuk menggali makanan di rawa. Akan tetapi, tampaknya paruh mereka sekarang juga cocok digunakan untuk mencari makanan di antara tumpukan sampah.
Australian White Ibises Scavenge Rubbish Dumps Garbage for Food
Australian White Ibises (Threskiornis moluccus) are scavenging rubbish dumps garbage for food while three crows seem waiting their turn to scavenge. Their long beaks, ideal for digging food from soft soil in wetlands, are also well suited to extracting food from garbage dumps and from open rubbish bins.

Leave a Reply