Hari ke dua Festival Seni Pertunjukan Traditional Indonesia 2012 (FSPTI 2012) di Pendopo Agung Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) yang berlangsung Minggu (25/11/2012) kemarin kembali menyuguhkan tontonan luar biasa kepada pengunjung festival. Penyelenggaraan hari kedua festival yang bertepatan dengan hari libur seakan menjadi pertemuan akbar laskar-laskar Jaran Kepang dari penjuru pelosok Jawa Tengah.
Pengunjung yang sebagian besar anak-anak, pada Minggu pagi kemarin dihibur dengan kedatangan 300-an penari Jaran Kepang yang tergabung dalam 15 kelompok jatilan. Kebanyakan kelompok ini berasal dari kabupaten atau wilayah di sekitar Kota Solo seperti Boyolali, Karanganyar, Klaten, dan sebagaian Magelang serta Yogyakarta. Ke-15 kelompok ini masing-masing tampil menghibur pengunjung festival di Pendopo Agung dari pagi hingga sore hari.
Meskipun sama-sama membawakan jenis kesenian tradisional yang sama, namun dalam perkembangannya masing-masing kelompok ini mengemas penampilan mereka dengan gaya yang berbeda-beda. Kelompok Melati Kuncoro dari Karanganyar misalnya. Dalam penampilannya kemarin kelompok ini lebih terlihat memadukan kesenian Jaran Kepang dengan musik campur sari. Seorang penari Jaran Kepang dalam kelompok ini lebih terlihat sebagai seorang penari karena tidak menampilkan atraksi seperti pada pertunjukan Jaran Kepang pada umumnya.
Berbeda dengan kelompok asal Karanganyar, kelompok Turonggo Seto dari Boyolali secara utuh mengemas pertunjukan layaknya Jaran Kepang yang biasa kita lihat. Mereka tampil dengan formasi penari lebih banyak dengan kostum keemasan serta membawa properti pelengkap seperti bendera. Pada bagian akhir penampilan mereka, mereka menyisipkan gerakan akrobatis dengan membentuk menara manusia setinggi tiga orang dewasa.
Kesenian tradisional Jaran Kepang memang dikenal sebagai kesenian tradisional Jawa yang mempertontonkan tidak hanya kemampuan seseorang menari tetapi juga keluwesan mereka dalam berakrobatik. Kelincahan mereka tidak jarang mengundang decak kagum penontonnya. Bahkan dalam beberapa pertunjukan Jatilan, tidak jarang juga para penampil mempertunjukan adegan yang lebih ekstrem akibat kesurupan.
Jaran Kepang merupakan salah satu kesenian rakyat yang paling dikenal dan menjamur di wilayah Jawa Tengah. Karena begitu terkenalnya di wilayah Jawa Tengah, tidak jarang para pelaku atau penikmatnya sendiri berpandangan bahwa kesenian Jaran Kepang adalah tulang punggung kesenian Jawa. Kehadiran 300 Jaran Kepang yang dinamai sebagai Laskar Jaran Kepang dalam FSPTI 2012 seakan menjadi pembuktian bahwa kesenian ini masih mendapatkan tempat di hati masyarakat meskipun saat ini hiburan modern begitu banyak bertaburan.


wau;w,….amazing. like these. tradisional dancer